MAHASISWA PENDIDIKAN KIMIA UNIMUS LOLOS PENDANAAN P3D TAHUN 2021
Mahasiswa Pendidikan Kimia Unimus kembali menambah daftar prestasi tingkat nasional. Proposal Program Pemberdayaan Pengembangan Desa (P3D) lolos didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021. Terdapat dua tahap seleksi tingkat nasional, yakni tahap I (penilaian administrasi) dan tahap II (presentasi). Pengumuman tersebut tertuang dalam Surat Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud-Ristek Nomor 2833/E2/KM.09.00/2021 tentang Penerimaan Bantuan P3D Tahun 2021 pada tanggal 25 Juni 2021.
Adapun mahasiswa Pendidikan Kimia Unimus yang lolos ini tergabung dalam Tim P3D bersama UKM Pramuka Unimus, diantaranya yaitu Nurohim, Agus Imam Zazuli, Arneta Sabella, Nurlaela, Hana Zhafira, dan Muhammad Sariffudin. Topik yang diangkat dalam program P3D ini yaitu “Optimalisasi Peran UMKM Batik Ecoprint Rejosari (Ecosari) dalam Membangun Desa Ekonomi Mandiri di Rejosari, Kabupaten Kudus.
P3D merupakan program dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan yang memberi kesempatan kepada mahasiswa melalui organisasi kemahasiswaan, penerima PHP2D tahun 2020 untuk melanjutkan pemberdayaan desa melalui P3D tahun 2021. Program ini bermanfaat untuk memajukan desa dan sebagai bentuk implementasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). P3D juga sebagai bentuk tindaklanjut dari capaian program PHP2D. P3D secara umum bertujuan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan penguatan pembinaan dan pemberdayaan desa menuju tahap yang lebih sempurna.
“Ada beberapa capaian program PHP2D tahun 2020 yang perlu disempurnakan, diantaranya masyarakat Desa Rejosari dapat mengetahui pembuatan batik ecoprint, terbentuknya UMKM batik ecoprint di Desa Rejosari, masyarakat Desa Rejosari mampu membuat batik ecoprint khas Desa Rejosari, masyarakat mampu mengembangkan hasil batik ecoprint dengan berbagai design fashion (baju dan tas) namun masih dalam tahap uji coba, serta masyarakat mampu mengelola sumber daya manusia dan pemasaran melalui media sosial. Pada program P3D ini capaian tersebut akan lebih dikembangkan lagi menjadi berbagai aksesoris dan design fashion dan optimalisasi pemasaran mellaui digital marketing,” ungkap Nurohim selaku ketua tim P3D. ( Tin.R)
Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!